Meta AdsMeta Advertising
Sistem periklanan berbayar Meta untuk menayangkan promosi melalui ekosistem seperti Facebook dan Instagram.
Contoh: Contoh: iklan produk, jasa konsultasi, kursus, aplikasi, atau properti.
↑ Kembali ke awalMetaMeta
Perusahaan/platform yang menaungi layanan seperti Facebook, Instagram, dan Ads Manager.
Contoh: Dalam ebook ini, “Meta” merujuk pada ekosistem platform dan sistem iklannya.
↑ Kembali ke awalAds ManagerAds Manager
Dashboard untuk membuat, mengelola, menguji, dan membaca performa iklan.
Contoh: Di sinilah Campaign, Ad Set, dan Ads dibuat atau diatur.
↑ Kembali ke awalBusiness PortfolioBusiness Portfolio
Wadah untuk mengelola aset bisnis seperti Page, akun Instagram, akun iklan, dan akses pengguna.
Contoh: Gunakan untuk memisahkan aset antar bisnis agar pengelolaan lebih rapi.
↑ Kembali ke awalAd AccountAd Account
Akun tempat kampanye iklan dibuat dan biaya iklan dibebankan.
Contoh: Satu bisnis dapat memiliki kebutuhan akun iklan yang berbeda sesuai struktur operasional.
↑ Kembali ke awalFacebook PageFacebook Page
Halaman bisnis/brand di Facebook yang dapat dihubungkan dengan aset Meta lain.
Contoh: Contoh: Page untuk brand, toko, klinik, agensi, atau proyek.
↑ Kembali ke awalInstagramInstagram
Platform sosial visual milik Meta yang dapat menjadi kanal konten dan penayangan iklan.
Contoh: Akun Instagram bisnis dapat dihubungkan dengan aset bisnis Meta.
↑ Kembali ke awalWhatsApp BusinessWhatsApp Business
Aplikasi WhatsApp yang dirancang untuk komunikasi bisnis dengan pelanggan.
Contoh: Dalam kampanye CTWA, pelanggan dapat diarahkan langsung ke percakapan WhatsApp.
↑ Kembali ke awalCampaignCampaign
Tingkat struktur iklan yang menentukan tujuan utama dan kerangka eksperimen.
Contoh: Contoh: satu campaign fokus mendapatkan leads.
↑ Kembali ke awalAd SetAd Set
Tingkat di bawah Campaign yang mengatur audience, budget tertentu, jadwal, placement, dan pengaturan delivery.
Contoh: Anggap Ad Set sebagai “siapa yang ditargetkan dan bagaimana iklan dijalankan”.
↑ Kembali ke awalAdsAds
Materi iklan yang benar-benar dilihat atau berinteraksi dengan audiens.
Contoh: Bisa berupa gambar, video, carousel, atau format lain yang tersedia.
↑ Kembali ke awalABOAd Set Budget Optimization
Model penganggaran ketika budget ditentukan pada level Ad Set.
Contoh: Berguna ketika Anda ingin mengontrol budget setiap kelompok audience secara terpisah.
↑ Kembali ke awalCBOCampaign Budget Optimization
Model penganggaran ketika budget ditentukan pada level Campaign dan sistem dapat membaginya antar Ad Set.
Contoh: Cocok ketika Anda ingin memberi sistem ruang mengalokasikan budget ke Ad Set yang lebih menjanjikan.
↑ Kembali ke awalObjectiveTujuan kampanye
Pilihan tujuan bisnis yang memberi arah optimasi sistem iklan.
Contoh: Contoh: Awareness, Traffic, Engagement, Leads, App Promotion, dan Sales.
↑ Kembali ke awalAwarenessKesadaran
Tujuan untuk meningkatkan pengenalan atau perhatian terhadap bisnis, brand, atau produk.
Contoh: Cocok ketika sasaran utama belum harus langsung membeli.
↑ Kembali ke awalTrafficTraffic
Tujuan untuk mendorong orang mengunjungi tujuan tertentu seperti website, landing page, atau kanal lain.
Contoh: Fokusnya mendatangkan kunjungan, bukan otomatis menghasilkan penjualan.
↑ Kembali ke awalEngagementEngagement / Interaksi
Tujuan untuk mendorong interaksi seperti like, komentar, share, view, atau bentuk engagement lain.
Contoh: Berguna ketika interaksi menjadi bagian dari strategi pemasaran.
↑ Kembali ke awalLeadsProspek awal
Tujuan untuk mengumpulkan calon pelanggan melalui formulir atau kanal kontak yang dipilih.
Contoh: Lead belum tentu siap membeli.
↑ Kembali ke awalApp PromotionPromosi aplikasi
Tujuan untuk mendapatkan pemasangan atau tindakan bernilai pada aplikasi.
Contoh: Relevan untuk bisnis yang memiliki aplikasi sebagai produk atau kanal utama.
↑ Kembali ke awalSalesPenjualan
Tujuan untuk mendorong tindakan pembelian atau konversi bernilai bisnis.
Contoh: Cocok ketika sistem memiliki jalur konversi yang jelas dan dapat diukur.
↑ Kembali ke awalConversionKonversi
Tindakan yang dianggap bernilai sesuai tujuan bisnis.
Contoh: Contoh: mengisi form, chat, booking, trial, atau membeli.
↑ Kembali ke awalConversion LocationLokasi konversi
Tempat utama tindakan konversi diharapkan terjadi.
Contoh: Contoh: website/landing page, chat, atau kanal pesan.
↑ Kembali ke awalCTWAClick To WhatsApp
Iklan yang mengarahkan orang dari iklan langsung ke percakapan WhatsApp.
Contoh: Dalam sistem ini, kualitas dan kecepatan follow-up setelah chat masuk sangat penting.
↑ Kembali ke awalCTLPClick To Landing Page
Iklan yang mengarahkan orang dari iklan ke landing page.
Contoh: Hook iklan sebaiknya nyambung dengan pesan utama di landing page.
↑ Kembali ke awalLanding PageLanding Page
Halaman yang dibuat sangat fokus untuk satu penawaran, produk, atau tindakan utama.
Contoh: Berbeda dari website yang biasanya lebih luas dan memiliki banyak halaman.
↑ Kembali ke awalCTACall To Action
Ajakan yang jelas tentang tindakan berikutnya yang diinginkan dari audiens.
Contoh: Contoh: Chat WhatsApp, Daftar Sekarang, Coba Gratis, atau Booking Konsultasi.
↑ Kembali ke awalCreativeMateri kreatif iklan
Aset visual dan pesan yang digunakan untuk menarik perhatian dan menyampaikan nilai.
Contoh: Bisa berupa video, gambar, carousel, headline, primary text, dan elemen pendukung.
↑ Kembali ke awalHookPembuka pengait perhatian
Bagian paling awal dari iklan yang dirancang agar orang berhenti dan memperhatikan.
Contoh: Pada video, sering ditempatkan pada detik awal.
↑ Kembali ke awalAngleSudut pesan
Cara tertentu dalam membingkai masalah, manfaat, atau cerita agar relevan bagi target.
Contoh: Satu produk dapat memiliki banyak angle.
↑ Kembali ke awalOfferPenawaran
Kombinasi produk/jasa, manfaat, harga, bonus, risiko, dan alasan untuk mengambil tindakan.
Contoh: Offer yang kuat membuat orang punya alasan yang jelas untuk maju.
↑ Kembali ke awalCopywritingPenulisan pesan pemasaran
Cara menyusun kata-kata untuk menarik perhatian, membangun minat, menjelaskan nilai, dan mendorong tindakan.
Contoh: Copywriting iklan tidak harus panjang; yang penting relevan dan jelas.
↑ Kembali ke awalPrimary TextTeks utama iklan
Teks utama yang tampil bersama creative dalam iklan.
Contoh: Gunakan untuk konteks, manfaat, problem, bukti, atau penjelasan singkat.
↑ Kembali ke awalHeadlineJudul iklan
Kalimat singkat yang menjadi judul utama pada unit iklan.
Contoh: Idealnya langsung memberi alasan untuk memperhatikan atau bertindak.
↑ Kembali ke awalAudienceAudiens / target
Kelompok orang yang menjadi sasaran iklan.
Contoh: Biasanya ditentukan atau dipengaruhi oleh lokasi, umur, gender, dan sinyal perilaku.
↑ Kembali ke awalBroad TargetingPenargetan luas
Strategi memberi ruang lebih luas kepada sistem untuk menemukan orang yang berpotensi merespons iklan.
Contoh: Dalam materi sumber, broad dipakai bersama sinyal creative dan setup yang jelas.
↑ Kembali ke awalPlacementPenempatan iklan
Lokasi di ekosistem Meta tempat iklan dapat tampil.
Contoh: Contoh: Facebook, Instagram, Messenger, WhatsApp, dan placement lain yang tersedia.
↑ Kembali ke awalReachJangkauan
Perkiraan jumlah orang unik yang melihat iklan.
Contoh: Berbeda dari impressions yang menghitung total tayangan.
↑ Kembali ke awalAudience SizeUkuran audiens
Perkiraan banyaknya orang yang termasuk dalam kriteria target.
Contoh: Ukuran ini berbeda dari jumlah orang yang benar-benar melihat iklan.
↑ Kembali ke awalCPMCost Per Mille
Biaya rata-rata untuk setiap 1.000 tayangan iklan.
Contoh: Dipakai untuk membaca efisiensi biaya distribusi iklan.
↑ Kembali ke awalCTRClick-Through Rate
Persentase tayangan iklan yang menghasilkan klik.
Contoh: CTR membantu melihat seberapa kuat iklan mendorong orang untuk mengklik.
↑ Kembali ke awalCPCCost Per Click
Biaya rata-rata untuk setiap klik.
Contoh: Dihitung secara sederhana dari biaya iklan dibagi jumlah klik.
↑ Kembali ke awalCPLCost Per Lead
Biaya rata-rata untuk mendapatkan satu lead.
Contoh: Lead murah belum tentu bagus jika kualitas lead dan closing rendah.
↑ Kembali ke awalCPRCost Per Result
Biaya rata-rata untuk satu hasil sesuai definisi result yang digunakan kampanye.
Contoh: Definisi result bergantung pada tujuan kampanye.
↑ Kembali ke awalROASReturn On Ad Spend
Perbandingan revenue yang dihasilkan terhadap biaya iklan.
Contoh: Contoh 3x berarti setiap Rp1 biaya iklan menghasilkan Rp3 revenue dalam perhitungan tersebut.
↑ Kembali ke awalCVRConversion Rate
Persentase orang pada suatu tahap funnel yang melanjutkan ke tahap konversi berikutnya.
Contoh: Contoh: persentase klik yang menjadi lead.
↑ Kembali ke awalCRMCustomer Relationship Management
Sistem untuk mencatat, mengatur, dan menindaklanjuti hubungan dengan calon maupun pelanggan.
Contoh: Minimal CRM dapat mencatat status lead, follow-up, dan hasil akhir.
↑ Kembali ke awalLeadCalon pelanggan awal
Orang yang memberikan sinyal minat atau menghubungi bisnis.
Contoh: Lead perlu dikualifikasi karena tidak semuanya siap membeli.
↑ Kembali ke awalProspekLead yang lebih memenuhi syarat
Lead yang kebutuhan, kecocokan, dan peluang belinya lebih jelas.
Contoh: Prospek biasanya sudah masuk percakapan yang lebih serius.
↑ Kembali ke awalClosingPenutupan transaksi
Tahap ketika keputusan pembelian atau transaksi berhasil terjadi.
Contoh: Closing adalah outcome bisnis, bukan sekadar jumlah chat.
↑ Kembali ke awalFollow-upTindak lanjut
Kontak lanjutan untuk membantu lead bergerak menuju tahap berikutnya.
Contoh: Follow-up dapat berupa chat, reminder, panggilan, demo, atau survey.
↑ Kembali ke awalBuying IntentNiat membeli
Sinyal bahwa seseorang memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk mengambil tindakan pembelian.
Contoh: Contoh sinyal: bertanya harga, jadwal, ketersediaan, demo, atau langkah pembelian.
↑ Kembali ke awalSignalSinyal
Data perilaku atau interaksi yang membantu sistem memahami siapa yang merespons dan tindakan apa yang bernilai.
Contoh: Creative dan kualitas funnel ikut membentuk signal yang diterima sistem.
↑ Kembali ke awalPixelMeta Pixel
Kode pelacakan yang dipasang pada website untuk membantu mengirim data aktivitas tertentu ke Meta.
Contoh: Istilah ini umum dipakai untuk tracking website.
↑ Kembali ke awalCAPIConversions API
Cara mengirim event dari server atau sistem bisnis ke Meta untuk membantu pelacakan konversi.
Contoh: Implementasi teknisnya biasanya membutuhkan dukungan developer.
↑ Kembali ke awalOptimization EventEvent optimasi
Tindakan yang dipilih sebagai sinyal utama untuk membantu sistem mengoptimalkan delivery.
Contoh: Contohnya bisa berupa lead, purchase, atau event lain sesuai setup.
↑ Kembali ke awalRetargetingPenargetan ulang
Menayangkan iklan kepada orang yang sebelumnya sudah berinteraksi dengan bisnis.
Contoh: Contoh: orang yang pernah membuka landing page tetapi belum mengisi form.
↑ Kembali ke awalExclude AudiencePengecualian audiens
Mengeluarkan kelompok tertentu dari target agar pesan tidak diberikan kepada mereka.
Contoh: Contoh: mengecualikan pelanggan yang sudah membeli.
↑ Kembali ke awalFrequencyFrekuensi
Rata-rata seberapa sering orang melihat iklan.
Contoh: Frequency tinggi dapat menjadi sinyal perlu mengevaluasi creative atau audience, tergantung konteks.
↑ Kembali ke awalLearning PhaseFase pembelajaran
Periode ketika sistem masih mengumpulkan data untuk memahami delivery dan performa.
Contoh: Hasil awal sebaiknya dibaca sebagai proses belajar, bukan keputusan final.
↑ Kembali ke awalLimited LearningPembelajaran terbatas
Kondisi ketika data atau jumlah hasil yang tersedia belum cukup untuk pembelajaran yang optimal.
Contoh: Materi sumber menyebut kondisi ini ketika hasil dalam periode tertentu masih rendah.
↑ Kembali ke awalDeliveryPenayangan
Status atau proses bagaimana iklan dipersiapkan dan ditayangkan kepada audiens.
Contoh: Statusnya dapat berupa Draft, In Review, Preparing, Processing, Learning, atau Active.
↑ Kembali ke awalDraftDraf
Iklan atau struktur yang masih disimpan tetapi belum selesai dipublikasikan.
Contoh: Periksa error dan kelengkapan sebelum Publish.
↑ Kembali ke awalIn ReviewDalam tinjauan
Status ketika sistem sedang meninjau iklan atau perubahan yang dibuat.
Contoh: Iklan belum tentu langsung tayang pada status ini.
↑ Kembali ke awalPreparingMenyiapkan
Status ketika sistem sedang menyiapkan kampanye sebelum mulai ditayangkan.
Contoh: Biasanya merupakan tahap setelah proses pengaturan.
↑ Kembali ke awalProcessingMemproses
Status ketika sistem sedang memproses perubahan atau konfigurasi sebelum penayangan.
Contoh: Tunggu sampai proses selesai sebelum menarik kesimpulan.
↑ Kembali ke awalActiveAktif
Status ketika iklan sedang aktif dan dapat berjalan sesuai pengaturan.
Contoh: Tetap pantau hasil dan bukan berarti otomatis sudah optimal.
↑ Kembali ke awalScale UpMenaikkan skala
Meningkatkan budget atau kapasitas dari setup yang sudah menunjukkan sinyal positif.
Contoh: Materi sumber menyarankan kenaikan bertahap, bukan lonjakan agresif.
↑ Kembali ke awalScale OutMemperluas skala
Menambah variasi campaign, Ad Set, creative, angle, audience, atau jalur distribusi untuk memperbesar peluang.
Contoh: Berbeda dari scale up yang fokus pada menaikkan budget.
↑ Kembali ke awalSocial ProofBukti sosial
Bukti bahwa orang lain sudah menggunakan, percaya, atau memperoleh hasil dari produk/jasa.
Contoh: Contoh: testimoni, case study, rating, atau bukti penggunaan.
↑ Kembali ke awalCustomer AwareTingkat kesadaran pelanggan
Seberapa jauh calon pelanggan memahami masalah, kategori solusi, dan brand Anda.
Contoh: Pesan iklan sebaiknya disesuaikan dengan tingkat awareness.
↑ Kembali ke awalService ExcellenceKeunggulan layanan
Standar pelayanan yang membuat pengalaman pelanggan lebih baik dan konsisten.
Contoh: Contoh: respons cepat, pendampingan, presentasi digital, dan after-sales.
↑ Kembali ke awalB2BBusiness-to-Business
Model bisnis ketika produk/jasa dijual dari satu perusahaan ke perusahaan lain.
Contoh: Contoh: software HR untuk perusahaan.
↑ Kembali ke awalGen ZGenerasi Z
Kelompok generasi yang umumnya merujuk pada orang yang lahir setelah generasi Milenial; batas tahun dapat berbeda menurut sumber.
Contoh: Dalam targeting, jangan menganggap label generasi otomatis menjelaskan kebutuhan tanpa riset.
↑ Kembali ke awalMillennialGenerasi Milenial
Kelompok generasi yang umumnya ditempatkan setelah Gen X dan sebelum Gen Z; batas tahun dapat berbeda menurut sumber.
Contoh: Gunakan sebagai konteks tambahan, bukan satu-satunya dasar targeting.
↑ Kembali ke awalTop UpMenambah saldo
Mengisi saldo akun iklan agar iklan dapat terus berjalan.
Contoh: Materi sumber juga membahas top up melalui metode pembayaran yang tersedia.
↑ Kembali ke awalVAVirtual Account
Nomor rekening virtual yang digunakan untuk mengidentifikasi pembayaran tertentu.
Contoh: Jika metode pembayaran menyediakan VA, gunakan nomor yang ditampilkan sistem.
↑ Kembali ke awalCCCredit Card
Kartu kredit yang dapat digunakan sebagai metode pembayaran iklan jika tersedia.
Contoh: Pastikan detail pembayaran sesuai dan aman.
↑ Kembali ke awal